Sekali-kali lihatlah ke Bawah

Kehidupan itu seperti roda berputar, kadang kita berada diatas kadang pula kita berada ditengah ataupun kadang kita berada diposisi dibawah.

di dalam realita kehidupan istilah tersebut sangat perlu kita sadari, umur bukan menjadi panutan kita mengerti semua istilah tersebut, kita semua akan mengalami hal yang sama, tapi gimana cara kita menyikapi itu semua setiap posisi kita berada, baik dalam segi kehidupan, karir, rumah tangga, pergaulan, sosialitas, dan banyak hal yang saling berhubungan dan berkaitan.

setiap posisi yang menghampiri itulah yang harus kita jalankan, dan yang langsung kita bisa rasakan, seperti posisi roda berada diatas artinya tingkat kemampuan kita berada dipuncak kesenangan, karir bagus, mendapatkan popularitas dari segi apapun, pada saat ini lah kita kadang lupa diri, lupa bahwa suatu saat kita akan kembali pada posisi awal, lupa bersyukur kepada Allah atas nikmat yang telah kita  dapatkan, semuanya ada pada kita, ingatlah ke bawah pada saat kita berada di atas, banyak pengalaman dari rekan-rekan kita yang lain pada saat puncaknya menghampiri mereka lupa, mereka lupa teman, lupa asal dirinya, lupa semua, saat itu hanya diisi dengan kesenangan semata.

begitupun pada saat kita berada pada kehidupan “lemmpeng” alias datar-datar aja, itu waktu saatnya kita berpikir, saatnya kita mengoreksi diri kita mau kita bawa kemana nanti, tahan emosi yang selalu menghampiri, pada saat kita dibawah jangan pula kita meratapi nasib, merasa paling rendah, tapi berpikirlah bahwa kita punya kemauan untuk selalu menjadi lebih baik.

saya juga masih tahap belajar, gimana cara menyikapi semua pelik, semua pola, semua putaran yang akan kita lalui, sedikit kesimpulan bahwa kehidupan seperti roda itu kalau kita berada di posisi atas, lihatlah sekali-kali ke bawah masih banyak yang lebih susah, lebih menderita. Tugas kita adalah saling berbagi, berbagi bukan cuma sekedar materi, tapi juga masukkan yang menginspirasi mereka untuk bangkit.

Alhamdulillah, jika saya masih dipercaya menjadi inspirasi mereka, kadang mereka selalu berpikir maklum mba kami hanya lulusan SMP, apa yang bisa kami lakukan, kami hanya ibu rumah tangga…

pekerjaan ibu rumah tangga pekerjaan yang sangat mulia, jika kita ingin mengubah kehidupan lebih baik lagi, apalagi klo bukan kemauan, kemauan untuk berjuang, kemauan untuk berusaha, banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menghasilkan..

latar belakang pendidikan itu hanya faktor pendukung kesekian, yang utama itu adalah tekad untuk mencoba, tekad untuk mau, banyak orang pintar kalah dengan orang yang beruntung.

semoga saya, kamu, dan kita semua selalu diberi kemudahan dalam menjalankan semua kenyataan hidup ini, dan bisa menyikapi lebih kearah yang lebih baik, selalu bersama orang-orang yang baik,, Aamiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s