Belajar Sampai Ke Negeri Cina

Kata-kata yang sudah tidak asing lagi di dengar ” belajar lah sampai ke negeri cina” “tuntutlah ilmu sampai ke negeri cina”. kata-kata yang sering di ucapkan oleh orang tua ku saat itu…

banyak hal yang bisa diambil  makna tersebut, sedikit banyak mengenal orang-orang berbangsa tiong hoa ini, orang terdekat dalam keluarga kami terutama teman karib ayah ku juga berbangsa cina, seperti keluarga sendiri. sedikit banyak ayahku belajar darinya masalah bisnis atau usaha.

jangan kan belajar sampai kenegeri cina, belajar dengan orang cina yang berbisnis juga bisa menambah banyak ilmu dalam usaha.

ayahku pernah bilang orang cina kalau baru merintis usaha itu orangnya giat tekun dan pantang menyerah, jujur, pintar sekali menyimpan uang (bukan berarti pelit) tapi hemat, makanpun harus makan bubur kalau usahanya belum berhasil. karakter tersebut sudah tertanam sejak nenek moyang mereka. kalau sudah berhasil rumah mewah bawaan mobil mewah lho🙂 semua itu butuh proses, jika ingin hasil yang bertahan lama. bukannya instan yang tiba-tiba bisa hilang. seperti pepatahnya bersakit-sakit dahulu dan bersenang-senang kemudian…mereka berusaha dengan pikiran dan otak mereka terus mengasah kemampuan mereka, uang yang didapat dengan usaha sendiri yang halal. bukan nyabetin duit orang apalagi korupsi, mungkin ada sebagian kecil yang seperti itu.

sedikit banyak ayahku belajar berdagang berwirausaha mendapatkan ilmu dan nasehat dari orang cina, kejujuran itu kunci sukses merajut tali pertemanan dengan orang berbangsa tion hoa ini, jika mereka merasa telah dibohongi sekali mereka tidak akan pernah percaya lagi…karena bohong itu penyakit dan sering berulang.

nah, ngomong-ngomong aku jadi ingin mengikuti jejak mereka, walau sulit sekali untuk bertahan dan sekuat mereka. terus dan terus kuat bertahan dengan halau rintang, pola pikir yang begitu cekatan dan matang.

pesan dan nasihat dari orang tua juga slalu kuingat, jika kita membuka usaha, tidak slamanya kita mendapat untung dan ramai, kadang kala kita rugi dan sepi. itu semua harus dilalui dan butuh proses, jangan sekali-kali merasa pusing bahkan stress disaat sepi, tapi berjuang terus..berusaha sendiri hal seperti itu adalah biasa, tapi bagi kita yang pemula..lumayan berat menjalankannya. harus ada strategi disini, pada saat ramai dan untung banyakhasilnya jangan dibuat foya-foya tapi ditabung, nanti pada suatu saat akan sangat dibutuhkan. sehingga ekonomi kita akan lebih stabil dan bisa mengatasi setiap masalah-masalah.

karakteristik orang-orang tiong hoa saja seperti itu apalagi kalau sampai belajar ke negeri cina, pasti banyak banget ilmu yang bisa didapat. kertas yang biasa kita gunakan dahulu orang cina yang menemukan. teknologi modern yang saat in merajalela juga banyak produksi cina, hampir semua kebutuhan manusia dibuat dan diproduksi (made in cina) luar biasa bukan…

jadi pengen ke cina hehehehe…

ada juga informasi yang penting, mereka juga bangsa yang tidak bergantung, mereka percaya dengan bangsanya sendiri, cinta produk dalam negerinya sendiri…hebat bukan (patut untuk ditiru).

walau ada juga sudut jeleknya, yang tidak perlu di bahas karena itu adalah karakteristik manusiawi…saat ini ambil yang baik-baik saja dan ilmu yang bermanfaat.

semoga ini bermanfaat, salam hangat…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s